Kali ini saya menulis info dari media cetak. Saya rasa ini penting terutama untuk diri saya. Karena cara yang mudah, enak, dan manfaat. Cinta tentu lebih indah di jalani daripada beli dan minum obat.
Apa yang di rasakan seseorang kala hatinya terkena panah asmara yang di lontarkan Cupid ?. Hati jadi berbunga-bunga, dan jiwa lebih cerah dan bersinar dari hari-hari biasanya. Wow..., jatuh cinta memang ajaib. Bahkan cinta di yakini dapat menngkatkan kualitas kesehatan diri kita.
Selain membawa kebahagiaan bagi pasangan yang sedang di mabuk asmara, cinta ternyata memiliki manfaat penting untuk kesehatan. Berikut ini 6 fakta efek bercinta pada peningkatan kualitas kesehatan dan kehidupan anda.
Ternyata cinta efektif dalam mengurangi tingkat stress seseorang. Stres juga bisa mampu di redakan dari dukungan, dan motiasi dari orang-orang yang kita cintai. Hal ini dapat di terangkan dari sisi biologis bahwa saat bercinta kelenjar andrenalin aktif memproduksi dehydroepiandrosterone (DHEA). yaitu suatu hormon yang dapat menurunkan level stress.
Penelitian itu kemudian membenarkan fakta bahwa jenjang pernikahan ang harmonis akan memberikan hasil berupa peningkatan kualitas kesehatan organ jantung. Orang yang sudah menikah dan bahagia memiliki tekanan darah yang lebih baik di banding dengan yang masih single atau orang yang sudah menikah tapi tidak bahagia.
Secara pisikologis dalam membantu perbaikan organ sirkulasi darah kata para ahli bahwa saat kita bicara dengan orang yang kita cintai otak akan mengirimkan rangsangan ke jantung agara berdetak lebih cepat dari biasanya. Hal ini akan meningkatkan suplai darah ke seluruh tubuh.
Ada lagi penelitian dari University of North Carolina yang menyatakan bahwa jatuh cinta dapat meberikan dampak positif pada kolesterol dalam tubuh. Mengekspresikan perasaan pada orang yang di kasihi akan menurunkan kadar kolesterol tubuh. Sehingga otomatis mengurangi resiko serangan jantung dan penyakit cardiovascular lainnya...........
Disini peran hormon DHEA dalam proses anti-aging. Peningkatan sirkulasi aliran darah ke kulit karena endorfin yang di produksi tubuh saat jatuh cinta, membantu kulit untuk tetap lembut, halus, bercahaya, serta mengurangi timbulnya keriput. Ini di karenakan oksigen yang terkandung dalam darah dan di perlukan seluruh organ tubuh terserap secara optimal.
Luka akan dua kali lebih cepat sembuh bagi mereka yang sedang menjalin hubungan yang sehat. Fakta itu sangat membantu dan berdamak positif bagi orang yang sedang dalam tahap penyembuhan diri dari luka.
Perasaan cinta mampu meningkatkan pelepasan hormon oxytocin yang akan meningkatkan toleransi terhadap rasa sakit. Penelitian selanjutnya dapat kesimpulan bahwa cnta memliki manfaat untuk imunitas terhadap serangan penyakit.
6. Memperpanjang Umur.
Jatuh cinta memperpanjang umur kita. Dalam penelitian mengenai tingkat kematian, pria jomblo dengan rentang usia 30-59 tahun secara signifikan memiliki tingkat mortalitas dua setengah kali lebih tinggi di banding kaum pria yang menikah.
Angka mortalitas pada perempuan single malah lebih tinggi, yaitu sekitar 23 % lebih tinggi di banding kaum perempuan yang menikah. Para peneliti meyakini bahwa tingginya angka mortalitas individu single di sebabkan hidup single memiliki tingkat kesehatan lebih buruk, pendapatan lebih rendah, dan terisolasi secara sosial. Dukungan dari orang lain yang simpatik dan empatik akan membantu kita memprtahankan kualitas kesehatan secara prima.
Semoga bermanfaat,
READ MORE - Cinta itu Menyehatkan.
Apa yang di rasakan seseorang kala hatinya terkena panah asmara yang di lontarkan Cupid ?. Hati jadi berbunga-bunga, dan jiwa lebih cerah dan bersinar dari hari-hari biasanya. Wow..., jatuh cinta memang ajaib. Bahkan cinta di yakini dapat menngkatkan kualitas kesehatan diri kita.
Selain membawa kebahagiaan bagi pasangan yang sedang di mabuk asmara, cinta ternyata memiliki manfaat penting untuk kesehatan. Berikut ini 6 fakta efek bercinta pada peningkatan kualitas kesehatan dan kehidupan anda.
1. Menstimulasi Kesehatan Mental.
Berdasarkan survey yang di lakukan tim peneliti dari Universitas of Otago, Selandia Baru, terhadap 1000 responden, mereka mendapatkan fakta bahwa responden yang tengah menjalin hubungan asmara selama lebih dari 5 tahun kecil kemungkinan mengalami depresi maupuin stress.Ternyata cinta efektif dalam mengurangi tingkat stress seseorang. Stres juga bisa mampu di redakan dari dukungan, dan motiasi dari orang-orang yang kita cintai. Hal ini dapat di terangkan dari sisi biologis bahwa saat bercinta kelenjar andrenalin aktif memproduksi dehydroepiandrosterone (DHEA). yaitu suatu hormon yang dapat menurunkan level stress.
2. Memperbaiki Jantung dan Srkulasi Darah.
Berdasar penelitian yang di lakukan oleh peneliti dari University of Rochester, New York AS, bahwa cinta ternyata memiliki korelasi positif terhadap kesehatan jantung. Hubungan asmara yang bahagia akan enstimulasi ketahanan organ jantung tga kali lebih efektif.Penelitian itu kemudian membenarkan fakta bahwa jenjang pernikahan ang harmonis akan memberikan hasil berupa peningkatan kualitas kesehatan organ jantung. Orang yang sudah menikah dan bahagia memiliki tekanan darah yang lebih baik di banding dengan yang masih single atau orang yang sudah menikah tapi tidak bahagia.
Secara pisikologis dalam membantu perbaikan organ sirkulasi darah kata para ahli bahwa saat kita bicara dengan orang yang kita cintai otak akan mengirimkan rangsangan ke jantung agara berdetak lebih cepat dari biasanya. Hal ini akan meningkatkan suplai darah ke seluruh tubuh.
Ada lagi penelitian dari University of North Carolina yang menyatakan bahwa jatuh cinta dapat meberikan dampak positif pada kolesterol dalam tubuh. Mengekspresikan perasaan pada orang yang di kasihi akan menurunkan kadar kolesterol tubuh. Sehingga otomatis mengurangi resiko serangan jantung dan penyakit cardiovascular lainnya...........
3. Membuat Awet Muda.
Penelitian yang di lakukan Royal Edinburgh Hospital (REH) Skotlandia membeberkan bahwa kaum perempuan yang bercinta dengan kuantitas 4-5 kali seminggu dengan pasangan yang di cintainya terlihat 10 tahun lebih muda dari usia sebenarnya.Disini peran hormon DHEA dalam proses anti-aging. Peningkatan sirkulasi aliran darah ke kulit karena endorfin yang di produksi tubuh saat jatuh cinta, membantu kulit untuk tetap lembut, halus, bercahaya, serta mengurangi timbulnya keriput. Ini di karenakan oksigen yang terkandung dalam darah dan di perlukan seluruh organ tubuh terserap secara optimal.
4. Mengurangi Rasa Sakit.
Cinta dapat memicu bagian otak yang mengendalikan rasa sakit. Dari hasil survey yang melibatkan 12 ribu responden orang dewasa, orang yang telah menikah lebih sedikit mengeluh sakit kepala atau nyeri punggung. Efek yang lebih besar dapat di rasakan oleh mereka yang sudah menikah dan hidup bahagia.
5.Efek anti Kanker, Pemulihan dan Imunitas.
Kajian penelitian Universitas Iowa menemukan bahwa pasien penderita kanker ovarium yang memiliki kualitas bercinta yang prima mampu mengembangkan sel darah putih yang dapat membunuh sel kanker.Luka akan dua kali lebih cepat sembuh bagi mereka yang sedang menjalin hubungan yang sehat. Fakta itu sangat membantu dan berdamak positif bagi orang yang sedang dalam tahap penyembuhan diri dari luka.
Perasaan cinta mampu meningkatkan pelepasan hormon oxytocin yang akan meningkatkan toleransi terhadap rasa sakit. Penelitian selanjutnya dapat kesimpulan bahwa cnta memliki manfaat untuk imunitas terhadap serangan penyakit.
6. Memperpanjang Umur.
Jatuh cinta memperpanjang umur kita. Dalam penelitian mengenai tingkat kematian, pria jomblo dengan rentang usia 30-59 tahun secara signifikan memiliki tingkat mortalitas dua setengah kali lebih tinggi di banding kaum pria yang menikah.
Angka mortalitas pada perempuan single malah lebih tinggi, yaitu sekitar 23 % lebih tinggi di banding kaum perempuan yang menikah. Para peneliti meyakini bahwa tingginya angka mortalitas individu single di sebabkan hidup single memiliki tingkat kesehatan lebih buruk, pendapatan lebih rendah, dan terisolasi secara sosial. Dukungan dari orang lain yang simpatik dan empatik akan membantu kita memprtahankan kualitas kesehatan secara prima.
Semoga bermanfaat,








